Berwawasan dalam mengenang sejarah kepahlawanan Indonesia
Jati Diri Penggerak
Wawasan
Nashir umam hasbi 29
september 2013
Banyak
kalangan pelajar atau mahasiswa yang belum mengetauhui tentang jejak kepahlawan
Indonesia. Mereka lebih menyukai sejarah bangsa lain dan melupakan bangsanya
sendiri. Memang anak muda cenderung ke budaya modern, dan meninggalkan arti
pentingnya sejarah Indonesia. Banyak pahlawan yang gugur demi memperjuangkan
kemerdekaan Indonesia, tetapi anak muda sekarang tidak mau mengenal tokoh tokoh
yang dahulu telah berjuang melawan penjajah. Contoh nya R.A Kartini. Siapa yang
tidak mengenalnya, tokoh pahlawan wanita yang sangat berjasa bagi kaumnya. Tapi
adakah yang tau tentang sejarah hidupnya. Hanya sedikit yang tau. Mungkin kebanyakan
hanya mengenangnya ditanggal 21 april. Dimana dia dilahirkan? bagaimana
perjalanan hidupnya? sampai dimana dimakamkan? Hanya sedikit orang yang tau,
itupun dari cerita gurunya, mereka tidak berkenginan untuk mengetahuinya. R.A.
Kartini lahir pada 21 April 1879 meninggal 17 September
1904 pada umur 25 tahun, Kebanyakan
orang mengira R.A. kartini dimakamkan di
kota jepara, tetapi sebenarnya makamnya ada dikota Rembang, kota kelahiranlah
yang ada di jepara, hanya sedikit yang tau. Anak muda sekarang lebih ingin tau
biografi artis artis luar negeri dari pada pahlawan kemerdekaan. Banyak yang bisa diteladani perjuangan dari
R.A. kartini untuk perempuan perempuan sekarang. Bagaimanakah jika dahulu tidak
ada sosok perempuan pemberani sepertinya. memang cerita sejarah pahlawan Indonesia
kini mulai luntur dengan adanya boyband dan girlband asing yang lebih digemari
anak muda. Sebagai pelajar yang berwawasan luas akan nasionalisme, marilah
sedikit kita buka sedikit cerita perjuangan pahlawan yang sudah berjuang demi Indonesia
kita.